Kesudahan obat Dibawa Pulang Saja Oleh: Zainal Masri Eksistensi Covid 19 di berbagai belahan bumi telah berdampak terhadap segala aspek dan sendi-sendi kehidupan. Baik kehidupan Ekonomi, politik, pendidikan, sosial dan lain-lain. Salah satunya sendi kehidupan Sosial bermasyarakat antar sesama. Sejak Aktifitas kerja di Era new normal mulai berjalan, Pak Aman sebagai guru Agama hanya bisa tersenyum ketika rekan-rekan kerjanya berkata corona (covid 19) itu tidak percaya ada. Ia tidak bersikap egois dan Sok. Bukan pula tidak percaya sebagai orang alim. Di situasi Bumi yang dilanda Pandemi Covid 19 Dewasa ini. Namun Masih bisa bergurau dan becanda tawa walau dibalik semua itu sebenarnya hati mengerutu sebab gurauan yang memojokan personal tersebut. Biasa, sebagai guru agama, yang tau halal dan haram, mengerti mana yang pantas dan mana yang tercela. Kenal Tuhan yang maha kuasa. Pak Aman memilih taat kepada apa yang dihimbau oleh pemerintah, yang bekerjasama...
Postingan
Menampilkan postingan dari Juli, 2020
Kesudahannya Dibawa Pulang Saja Obatnya Oleh: Zainal Masri
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sejak Aktifitas kerja di Era new normal mulai berjalan, Pak Aman sebagai guru Agama hanya bisa tersenyum ketika rekan-rekan kerjanya berkata corona (covid 19) itu tidak ada. Ia tidak bersikap egois dan Sok mengajari dan bukan pula tidak percaya sebagai orang alim. Di situasi Bumi yang dilanda Pandemi Covid 19 Dewasa ini. Namun Masih bisa bergurau dan becanda tawa walau dibalik semua itu sebenarnya hati mengerutu. Biasa, sebagai guru agama, yang tau halal dan haram, mengerti mana yang pantas dan mana yang tercela. Kenal Tuhan yang maha kuasa. Pak Aman memilih dan taat kepada apa yang dihimbau oleh pemerintah, yang bekerjasama dengan Ahli kesehatan dan MUI. Jaga Kebersihan. Hingga, suatu pagi saat Pak Aman berada di kantor, Rekan-rekan kerja nyaris semua menyindir seolah-olah yang mengerti agama saja kok masih ragu akan takdir Tuhan. ketika Pak Aman memilih taat kepada Fatwa MUI dan himbauan pemerintah dalam menyikapi covid 19. Rekan-rekan kerjanya tidak percaya...