1. Terdapat beberapa istilah dalam evaluasi, antara lain; evaluasi
(evaluation), asesmen (assessment), pengukuran (measurement), dan
tes (test). Jelaskan hubungan ke-empat istilah tersebut.
2. Meskipun evaluasi dan asesmen "sering disamakan", terdapat
perbedaan antara keduanya. Jelaskan perbedaan mendasar antara
kedua istilah tersebut.
3. Tes dapat dibedakan dari berbagai sudut pandang: apa yang saudara
ketahui tentang maximum perfomance test dan typical performance
test dan berikan contoh untuk masing-masingnya.
pengertian kedua istilah tersebut
validity?
pembuat tes untuk mengetahui apakah sebuah tes valid secara
4. Tes yang baik mempunyai ciri antara lain; valid dan reliable. Jelaskan
5. Apa yang saudara ketahui tentang: 1)construct validity, dan content
6. Jelaskan langkah/ prosedur yang harus dilakukan seorang guru/
contruct dan content (logical validity).
7. Jelaskan langkah/ prosedur yang harus dilakukan seorang guru/
pembuat tes untuk mengetahui:
a. apakah sebuah item tes valid atau tidak secara empirik
(empirical validity)
b. apakah sebuah tes mempunyai concurent validity (empirical
validity).
(evaluation), asesmen (assessment), pengukuran (measurement), dan
tes (test). Jelaskan hubungan ke-empat istilah tersebut.
2. Meskipun evaluasi dan asesmen "sering disamakan", terdapat
perbedaan antara keduanya. Jelaskan perbedaan mendasar antara
kedua istilah tersebut.
3. Tes dapat dibedakan dari berbagai sudut pandang: apa yang saudara
ketahui tentang maximum perfomance test dan typical performance
test dan berikan contoh untuk masing-masingnya.
pengertian kedua istilah tersebut
validity?
pembuat tes untuk mengetahui apakah sebuah tes valid secara
4. Tes yang baik mempunyai ciri antara lain; valid dan reliable. Jelaskan
5. Apa yang saudara ketahui tentang: 1)construct validity, dan content
6. Jelaskan langkah/ prosedur yang harus dilakukan seorang guru/
contruct dan content (logical validity).
7. Jelaskan langkah/ prosedur yang harus dilakukan seorang guru/
pembuat tes untuk mengetahui:
a. apakah sebuah item tes valid atau tidak secara empirik
(empirical validity)
b. apakah sebuah tes mempunyai concurent validity (empirical
validity).
Komentar
Posting Komentar