Tanya jawab Tentang Proposal

Waalaikumsalam
Nizam, Terimakasih, salam sukses..

Bagaimana Cara mudah dalam menganalisis masalah di Latar belakang agar tidak melebar kemana-mana?
Jwb:
Ya..saya kira ya cukup mudah, tapi paling tidak yg harus kita perhatikan:
1. Tau apa masalahnya
2. Lihat teori/Dasar yang akan bisa menyelesaikan masalah itu.

Saya kira 2 itu saja kalau untuk LBM. Sudah cukup. Idealnya bagaimana. Dan kenyataan nya bagaimana, kalau berbeda harapan dg kenyataan, itu baru menarik untuk diteliti.

Semoga menjawab pertanyaan Nizam

***

Rahmad Hidayat,
Hallo,πŸ‘‹
Terimakasih berbagi nya.

Betul mat,..
Tapi  kita berharap tidak terjadi seperti itu..


Karena Saya, termasuk ada pada posisi itu di S1 dulu mat, berkali2 masukin judul belum di Acc.  Tiap dimasukin, sudah diteliti org semua. sehingga ketika itu saya hampir saja putus asa, tapi dlm saat yg sama akhirnya saya sadar, bahwa putus asa itu tak baik. Ketika saat itu saya tulis di blogger saya " judulnya Bumbu-bumbu kehidupan" hehe.
Artinya, tidak di acc, ulang lagi, sampai di acc
Bagi saya bahkan juga kita mungkin, untuk sukses itu perjalanan nya mendaki, dan butuh perjuangan serta kesabaran.

Saya kira itu mat..
Kalau masih ada curhatan, di silaπŸ˜πŸ‘πŸΌ☕
***

Febri malfi
Sehat2 ya..
 Tentang batas maksimal minimal batasan masalah, apakah boleh 1 atau 2 

Saya dapat katakan, tentang batasan masalah ini, tujuannya

1. Agar peneliti masih bisa menjangkau dengan kemampuannya dalam menyelesaikan nya
2.Masalah yang dibatasi harus bisa di uji sesuai dengan data-data yang bisa dengan mudah diperoleh di lapangan
3 Masalah yang dibatasi sebaiknya memang cukup penting untuk diteliti.
4. Masalah yang dibatasi sebaiknya hal yang menarik sesuai minat peneliti.

Bolehkah 1 atau 2, saya kira. Boleh.
Kalau peneliti tidak mampu lebih..
Saya kira itu feb
Dikembalikan ke moderator..
***

Afrizal, semoga tetap semangat..
Apa poin awal yang harus diketahui, judul dulu atau masalah?
Jawab, itu tergantung mana yang mudah oleh calon peneliti zal, tidak masalah apakah judul dulu baru masalah atau sebaliknya,..

Kalau saya, lebih suka tau dulu masalahnya, karena kalau judul dulu bagi saya. Nanti mana tau judulnya sudah dapat, ternyata tidak ada masalah. Kan gagal kita nanti. Artinya tidak menarik untuk diteliti.

Kemudian cara merumuskan LBM, sudah terjawab dilihat2 lagi di atas zal, berkaitan dg pertanyaan Nizam.πŸ˜πŸ™

Kemudian perbedaan proposal kuanti tesis dan skripsi. Menurut saya bedanya hanya mengenai jumlah variabelnya, kalau skripsi 2 variabel. Tesis lebih dari 2 variabel..minimal 3.

Itu zal, dikembalikan
***
Yandra, Maaf agak telat,hehe
Tentang bab 4 dan 5 yang saya masukan, dan keraguan Yandra, juga keraguan saya.
tapi walaupun begitu, dasarnya ada kalau kita merujuk ke dalam sugioyono, begitulah susunan sistematika proposal penelitian kuanti, pada hal 268.

Terimakasih.πŸ˜πŸ‘πŸΌ

Dapat juga saya tambahkan,
Kalau analisis saya, tidak apa2 dimasukkan sebagai kerangka, sistematika perencanaan, walau belum di lakukan penelitian

Terimakasih, moderator

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKNIK PENGUJIAN RELIABILITAS TES HASIL BELAJAR

LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS MAKALAH